Harga Minyak Uji Support 36.75, Emas Bergerak Stabil

Harga Minyak Berpeluang Turun Jangka Pendek, Uji Support di 36.75

MinyakMinyak

Harga minyak berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah sentimen kembali meningkatnya cadangan minyak mentah seperti yang dilaporkan oleh EIA semalam serta kekhawatiran akan perlambatan permintaan di tengah kembali munculnya gelombang baru virus Covid-19. Namun, jika pasar mempertimbangkan turunnya produksi minyak mentah AS yang menyusut 600.000 barel per hari pada pekan lalu menjadi 10.5 juta barel per hari, level terendah sejak Maret 2018, maka harga minyak berpotensi membatasi penurunannya dan tidak menutup kemungkinan untuk berbalik naik.

Secara teknikal, untuk memperkuat pergerakan bearish, harga minyak perlu menembus dan konsisten di bawah level 36.75 yang merupakan area indikator moving average 100 (garis biru) di dalam grafik 1 jam.

Untuk sisi bawahnya, level support terdekat berada di 36.75, menembus ke bawah dari level tersebut berpotensi memicu penurunan lanjutan ke 36.00 sebelum membidik support kuat di 35.20. Sementara itu jika bergerak naik, level resisten terdekat berada di 37.65, menembus ke atas dari level tersebut berpeluang memicu kenaikan lanjutan ke 38.40 sebelum membidik resisten kuat di 39.20.

Level support : 36.75 - 36.00 - 35.20
Level resisten : 37.65 - 38.40 - 39.20

Harga Emas Bergerak Stabil di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19 dan MenguatnyaDolar AS

Harga emas bergerak stabil pada sesi perdagangan Asia hari Kamis (18/6) di tengah investor yang masih khawatir terhadap kemungkinan perlambatan pemulihan ekonomi global karena kenaikan jumlah kasus Covid-19 di Amerika Serikat danTiongkok , namun penguatan dolar AS membatasi minat terhadap logam mulia.

Pada pukul 10:09 WIB, harga emas terpantau bergerak flat di level $1725.90/onz, dengan level terendah di $1723.68/onz dan level tertinggi di $1730.06/onz.

Beijing telah membatalkan sejumlah penerbangan, menutup sekolah-sekolah dan memblokir beberapa lingkungan dalam upaya untuk mencegah wabah virus korona. Kota ini telah mengkonfirmasi 21 kasus baru Covid-19 pada tanggal 17 Juni.

Sementara itu dari AS dikabarkan, hanya beberapa hari sebelum kampanye Presiden AS Donald Trump di Tulsa, kasus virus Covid-19 melonjak di Oklahoma, Texas, Arizona dan berbagai tempat lainnya.

Lonjakan kasus virus Covid-19 dan prospek lockdown kembali telah menurunkan minat investor terhadap aset berisiko.

Namun, kini penguatan harga emas terbatas karena menguatnya dolar AS.